Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Mayat Perempuan Tak Dikenal Hanyut Di Kali Dengkeng Ditemukan di Dam Gunden Balak Cawas

Foto

Warga Dukuh Gunden Desa Balak Kecamatan Cawas digegerkan temuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Kali Dengkeng, Senin (6/1) pagi. Mayat tak dikenal itu ditemukan warga tersangkut tumpukan sampah di DAM Gunden Ds. Balak, Kecamatan cawas. Informasi yang dihimpun Kabar Klaten menyebutkan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh dua orang pencari burung yang kebetulan melintas di atas jembatan DAM Gunden. Sekitar pukul 08.00 WIB, dari atas jembatan keduanya melihat sesosok tubuh manusia yang mengambang di tengah tumpukan sampah. Kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada Slamet Sri Waluyo (31) warga setempat. Setelah dilakukan pengecekan, penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Cawas. Beberapa saat kemudian, petugas Polsek Cawas dibantu relawan Tim SAR Klaten tiba di lokasi penemuan mayat. Lantaran kondisi Kali Dengkeng yang cukup dalam, Tim SAR menggunakan perahu karet untuk menepikan jasad korban. Jasad kemudian diidentifikasi, namun tidak ada warga yang mengenali korban. Petugas kemudian membawa korban ke RSUP Soeradji Tirtonegoro untuk diidentifikasi lebih lanjut. Kapolsek Cawas, AKP Totok Mugiyanto, mengatakan korban ditemukan dengan posisi tengkurap dan mengambang di aliran Kali Dengkeng. Saat ditemukan, korban mengenakan kerudung berwarna hijau muda, baju lengan panjang biru, dan celana panjang merah. “Saat ditemukan, tidak ada identitas apapun yang dibawa korban, warga sekitar juga tidak mengenali korban. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUP untuk diidentifikasi lebih lanjut,” ungkapnya kepada wartawan. Totok menjelaskan, sebelum penemuan mayat tersebut, pihaknya sempat mendapatkan laporan dari warga terkait kehilangan anggota keluarganya. Namun saat diperiksa oleh warga bersangkutan, jasad korban tidak dapat dikenali. Selain itu, saat dikonfirmasi adanya unsur kekerasan pada tubuh korban, mantan Kapolsek Wonosari itu menyatakan belum dapat memastikan lantaran kondisi tubuh korban yang sudah rusak. “Tubuh korban sudah menggembung dan rusak karena terlalu lama terendam di air. Untuk itu, jika tidak ada warga yang mengenali, petugas akan melakukan autopsi untuk mengetahui sebab kematian korban,” kata dia.

Dari : FB  Kabar Klaten

Wanita Berjilbab Biru Ditemukan Tewas di Kali Dengkeng

– Timlo.net
Dok.Timlo.net/ Rori

Mayat terapung di Kali Dengkeng Klaten.

Klaten — Sesosok mayat wanita tanpa identitas, Senin (6/1) pagi ditemukan terapung di atas Dam Gunden di alur kali Dengkeng yang berada di Desa Balak, Kecamatan Cawas. Korban mengenakan jilbab biru, mengenakan celana pink dan baju hitam motif bunga. Korban diperkirakan berumur 58 tahun.

Mayat korban pertama kali ditemukan para penembak ikan Slamet (30) dan Gunawan (40), keduanya warga Mlese, Cawas. Sekitar pukul 08.00 WIB kedua saksi yang semula hendak menembak ikan dikagetkan adanya sosok tubuh tertelungkup di atas Dam.

“Semula dikira boneka tetapi setelah dicek ternyata manusia,” ungkap Gunawan kepada Timlo.net.

Jenazah korban kemudian dievakuasi Polisi dibantu tim SAR dengan perahu karet. Usai dievakuasi jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro untuk divisum. Kapolres Klaten AKBP Nazirwan Adji Wibowo melalui Kapolsek Cawas AKP Totok Mugiyanto mengungkapkan identitas korban belum bisa dipastikan.

Iklan

6 Januari 2014 Posted by | Balak, Mlese, Umum | , | Tinggalkan komentar

Longsor di Cawas, 250 KK Terancam Terisolir

Tanggul Sungai Luwur di Dusun Jowo, Desa Balak, Kecamatan Cawas, Klaten dalam kondisi longsor. (Foto: Indratno)

KLATEN (KRjogja.com) – Tanggul sepanjang 2 kilometer di alur Sungai Luwur, Dusun Jowo, Desa Balak, Kecamatan Cawas, Klaten longsor akibat diterjang banjir dalam beberapa pekan terakhir. Sedikitnya 250 kepala keluarga (KK) dan 15 hektare lahan persawahan terancam dampak longsoran tersebut.

Kepala Desa Balak, Wijiono Margono, Kamis (13/06/2013), mengungkapkan sungai Luwur merupakan anakan dari Sungai Dengkeng yang melewati beberapa desa di Kecamatan Cawas. Dimana beberapa tangul di sepanjang bantaran sungai tersebut dalam kondisi kritis. Kerusakan tanggul terparah masuk di wilayah Dusun Jowo, Desa Balak.

“Ada tiga titik tanggul yang longsorannya parah, yakni di bawah jembatan sekitar 10 meter, 15 meter dan 25 meter di bantaran kanan kiri Sungai Luwur. Namun kalau ditotal kerusakan akibat longsoran ada di sepanjang 2 kilometer,” ungkap Margono.

Margono mengatakan, longsornya tanggul-tanggul di sepanjang bantaran Sungai Luwur sebenarnya sudah terjadi sejak musim hujan akhir 2012 silam. Hanya saja longsoran terus bertambah dalam beberapa pekan terakhir selama musim penghujan.

“Intensitas hujan masih tinggi hingga saat ini. Sedangkan Sungai Luwur selalu menjadi langganan banjir saat hujan. Hantaman arus banjir itu menyebabkan tanggul yang masih tanah ini tidak kuat menahannya,” ujar Margono.

Dampak dari longsoran itu, kata dia, menyebabkan lebar sungai terus bertambah akibat terkikis, dimana yang dulu hanya 10 meteran kini sudah mencapai 20 meteran dengan kedalaman lima meter.

“Saat ini ada sekitar 250 KK warga Dusun Jowo, Desa Balak terancam terisolir jika longsoran terus bertambah, selain itu longsoran juga mengancam merusak 15 hektare sawah milik warga,” ujar Margono.

Camat Cawas, M Nasir, mengatakan longsoran tanggul Sungai Luwur sebenarnya sudah diantisipasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten dengan memasang tanggul buatan menggunakan karung plastik yang diisi pasir. Namun derasnya arus banjir akhir-akhir ini membuat tanggul buatan itu tak mampu menahannya.

“Kemarin Pak Bupati sudah meninjau ke lokasi longsoran. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk selanjutnya akan disurvei ulang. Harapan warga memang harus dibuat tanggul permanen,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga terjadi pada tanggul Dam Blabur, Desa Bendungan yang mengalami longsoran sekitar 5 meter. Sedangkan tanggul Sungai Desa Tugu juga ambrol sekitar 10 meter.

Longsoran di kedua desa wilayah Kecamatan Cawas ini telah menyebabkan terjadinya genangan di persawahan yang luasnya mencapai 50 hektare. (*-7)

30 Juni 2013 Posted by | Balak, Bencana, Bendungan, Tugu | , , , | Tinggalkan komentar

Daftar Pemenang Pilkades Kecamatan Cawas

Cakades Cawas

Dari informasi yang kami dapatkan, yang menang Pilkades sebagai berikut:

Barepan : Sunarto (Padi: 1.118) incumbent;  kotak kosong: 394; tidak sah: 58

Karangasem : Surono (Padi: 1.206); Sumardi (Ketela: 852); tidak sah: 42

Burikan : Maryadi, A.Md (Padi: 1.409); Partimin (Ketela: 94; tidak sah: 20

Bendungan : Drs. Agus Priyono (Padi: 1.003);  kotak kosong: 5; tidak sah: 8

Tugu : H. Suhartono (Ketela: 1.210);  Margana (Jagung: 224); Subandi (Padi: 143); tidak sah: 25

Kedungampel : Tumirin (Ketela: 1.016); Sugiyanto (Padi: 729) incumbent; tidak sah: 41

Bawak : Ponidi (Ketela: 1.444); Sri Muryatiningsih (Padi: 1.155); tidak sah: 61

Pakisan : F. Dedi Sukardi (Kelapa: 1.070); Santosa (Ketela: 978); Walidi (jagung : 199); Eka Budi Santosa (Padi: 79); tidak sah: 29

Balak : H. Wijiono Margono (Ketela: 1.032); Suparwi, S.Pd (Padi: 955); tidak sah: 39

Cawas : Mujiyono (Ketela: 1.605) incumbent; Jaka Santosa (Padi: 1.376); tidak sah: 89

Tlingsing : Supardi (Padi: 900); Nurhadi, A.Ma.Pd (Ketela: 807); tidak sah: 49

Pogung : Djoko Widoyo (Padi: 1.122); Kartika Artati Rahayu (Jagung: 866); Kukuh Dirjo Karyono (Ketela: 71); Tetuko (Kelapa: 14); tidak sah: 71

Bogor : Joko Riyanto, S.Hut (Ketela: 1.153) incumbent; Wibowo (Padi: 831); tidak sah: 42

Plosowangi : Suhana (Padi: 1.130) incumbent; Suyanto, A.Md (Ketela: 108); tidak sah: 38

 

Jumlah pemilih yang hadir dari 14 Desa = 26.910 / 74% dari jumlah DPT 36.211

Jumlah suara yang sah = 26.298 / 98% dari yang hadir atau 73% dari jumlah DPT

Jumlah suara yang tidak sah = 612 / 2% dari yang hadir maupun jumlah DPT.

 

Klasemen berdarkan tanda gambar:

No. 1 = Padi: 7; Ketela: 6; Kelapa: 1; Jagung: 0; Kotak kosong: 0

No. 2 = Padi: 5; Ketela: 5; Kelapa: 0; Jagung: 1; Kotak kosong: 2

No. 3 = Padi: 1; Ketela: 1; Kelapa: 0; Jagung: 1; Kotak kosong: 0

No. 4 = Padi: 1; Ketela: 0; Kelapa: 1; Jagung: 0; Kotak kosong: 0

Sumber: FB grup Cawas, Twitter @kabarcawas & http://ppidklaten.com/wp-content/uploads/2013/04/rekapitulasi-pilkades-tahap-1-2013.pdf

12 April 2013 Posted by | Balak, Barepan, Bawak, Bendungan, Bogor, Burikan, Cawas, Karangasem, Kedungampel, Pakisan, Plosowangi, Pogung, Tlingsing, Tugu | | Tinggalkan komentar

Hari ini Pilkades Serentak

KLATEN, suaramerdeka.com – Sebanyak 36.211 warga Kecamatan Cawas di Kabupaten Klaten telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan kepala desa (pilkades) yang akan berlangsung serentak pada 11 April 2013 mendatang. Ada 14 desa di Cawas yang akan menyelenggarakan pilkades tahun ini.

Menurut Camat Cawas Drs Muh Nasir MM, sampai dengan penutupan pendaftaran bakal calon kades, ada 32 orang yang akan maju dalam pesta demokrasi di tingkat desa itu. Semuanya, telah melakukan sosialisasi pencalonan diri kepada masyarakat, sejak pendaftaran belum dibuka.

”Dari 32 bakal calon yang mendaftar, jumlah calon perempuan sangat minim. Hanya ada dua, yakni yang mendaftar di panitia Desa Pogung dan Bawak saja. Sisanya adalah calon laki-laki. Mungkin karena perempuan kurang tertarik untuk menjadi kades,” kata Muh Nasir, Kamis (28/3).

Di Desa Karangasem ada 2.462 pemilihan, serta dua calon kades yakni Sumardi dan Surono. Di Desa Burikan ada 2.151 pemilih dengan dua calon kades yakni Maryadi dan Pretimin. Sedangkan Desa Kedungampel mempunyai 2.478 pemilih dengan calon Tumirin dan Sugiyanto. Desa Tugu dengan 2.058 pemilih punya calon H Suhartono, Margana dan Subandi.

Desa Bawak dengan 3588 akan memilih Sri Muryatiningsih dan Ponidi. Desa Pakisan dengan 2.925 pemilih dan calon F Dedi Sukardi, Walidi, Santoso dan Eko Budi Santoso. Desa Balak ada 2.476 pemilih, sedang calonnya Suparwi SPd, H Wijiono Margono. Desa Cawas punya 4.275 pemilih dan calon Jaka Santosa dan Mujiyono.

”Dari 14 desa yang akan menyelenggarakan pilkades, ada dua desa yang mempunyai calon tunggal yakni di Desa Bendungan yang memiliki 1.328 pemilih dengan calon Drs Agus Priyono dan Desa Barepan dengan 2268 pemilih dengan calon Sunarto,” kata Muh Nasir.

11 April 2013 Posted by | Balak, Barepan, Bawak, Bendungan, Bogor, Burikan, Cawas, Karangasem, Kedungampel, Pakisan, Plosowangi, Pogung, Tlingsing, Tugu | | Tinggalkan komentar

26 Ribu Jiwa Warga Cawas Siap Mengungsi

Klaten – Sebanyak 26 ribu lebih warga di bantaran Kali Dengkeng yang masuk wilayah Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten siap mengungsi jika banjir dengan volume besar kembali melanda di wilayah ini.

Hal ini sebagai langkah antisipasi penyelamatan dini menyusul terjangan banjir akibat luapan air di alur Kali Dengkeng dan sejumlah sungai lainnya pada Senin (1/1) kemarin.

Demikian diungkapkan Camat Cawas Pri Harsanto kepada wartawan Selasa (3/1). Ia mengatakan, jumlah desa di Kecamatan Cawas ada sebanyak 20 desa, dan dari jumlah itu sepuluh desa diantaranya merupakan kawasan terdampak banjir luapan Kali Dengkeng.

“Total jumlah warga di sepuluh desa itu sekitar 26.400 jiwa. Sebagian dari mereka menempati rumah di sekitar bantaran Kali Dengkeng dan beberapa sungai lainnya. Mereka siap diungsikan jika sewaktu-waktu banjir datang dengan volume lebih besar,” ujarnya.

Pihaknya sendiri sudah mempersiapkan enam titik lokasi yang rencananya sebagai tempat pengungsian warga. Enam desa tersebut diantaranya, Desa Bawak, Tirtomarto, Kedungampel, Cawas, Barepan dan Burikan.

“Untuk persiapan pengungsian akan memanfaatkan balaidesa dan sejumlah lapangan yang ada. Kami sudah berkoordinasi dengan enam desa tersebut,” kata Pri.

Pri menjelaskan, antisipasi pengungsian perlu dipersiapkan mengingat kondisi beberapa tanggul sungai di Kecamatan Cawas sudah jebol akibat terjangan banjir pada Senin (1/1) kemarin.

Beberapa tanggul jebol itu diantaranya, tanggul sungai di Desa Balak yang merupakan alur Kali Dengkeng, tanggul sungai di Desa Nanggulan yang merupakan alur Kali Jaran dan tanggul sungai di Desa Karangasem yang merupakan alur Kali Gamping.

“Kami berharap ada perhatian dari dinas terkait untuk segera membenahi tanggul-tanggul yang jebol, mengingat Cawas menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba,” imbuh Pri.

Dari : http://sosial.timlo.net/baca/17265/26-ribu-jiwa-warga-cawas-siap-mengungsi

4 Januari 2012 Posted by | Balak, Barepan, Bawak, Bencana, Burikan, Cawas, Kedungampel, Tirtomarto | , | Tinggalkan komentar