Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Keluarga Curiga Penyebab Kematian, Makam Dibongkar

KLATEN, suaramerdeka.com – Polres Klaten membongkar makam di Dusun Tanjungan(Rev: Sanggrahan), Desa Barepan, Kecamatan Cawas. Makam Banu Widiyanto (33) warga Desa/ Kecamatan Cawas dibongkar sebab keluarga curiga atas kematian pemuda itu.

” Pembongkaran dilakukan hari Minggu mulai pukul 10.30 WIB polisi,” ungkap Tono, salah seorang warga, Senin (24/3).

Warga sekitar menurutnya sempat kaget sebab baru kali ini ada mayat yang sudah dikubur dibongkar lagi. Apalagi warga sama sekali tidak mengetahui alasan kenapa makam dibongkar. Makam itu menurutnya belum lama.

Jenazah baru dimakamkan sehari. Bahkan nisan dari kayunya belum hilang. Sepengetahuan warga dari berbagai kabar, makam itu dibongkar sebab keluarga setelah pemakaman melapor polisi. Pasalnya, kata dia, ada kecurigaan meninggalnya tidak wajar. Untuk itu keluarga meminta ada penyelidikan.

Banu semula  meninggal dikabarkan karena kecelakaan di wilayah Kecamatan Wonosari pada Sabtu dini hari. Sebelum meninggal, pemuda itu pergi ke tempat hiburan di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo bersama beberapa rekannya. Namun begitu pulang dikabarkan kecelakaan. Sebab curiga keluarga melapor ke Polres dan paginya dilakukan pembongkaran makam.

Menurut sumber di Polres, polisi  sudah meminta keterangan sejumlah saksi yang diduga mengetahui kejadian itu. Termasuk dua rekan korban yang mengetahui kejadiannnya. Keduanya sudah diperiksa intensif.

Kapolres Klaten AKBP Nazirwan Adji Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Danu Pamungkas saat dikonfirmasi mengatakan rekan almarhum sudah dimintai keterangan. Namun sejauh ini belum ada yang memberikan pengakuan mengarah ke indikasi tindak pidana.

Kapolsek Cawas AKP Totok Mugiyanto membenarkan ada pembongkaran makam. Namun keterangan lebih jauh dia enggan memberikan penjelasan sebab  kasus itu ditangani Polres.

( Achmad Hussain / CN34 / SMNetwork )

Iklan

24 Maret 2014 Posted by | Barepan | | Tinggalkan komentar

Lupa Matikan Lilin, Rumah Ludes Terbakar

Toprayan kebkrnKlaten — Sebuah rumah milik Hadi Suwarno (60) warga Dukuh Toprayan RT 2/RW 07 Desa Cawas, Kecamatan Cawas, Klaten habis terbakar pada Selasa (11/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Api diduga berasal dari lilin yang ia nyalakan sebelum pergi meninggalkan rumah bersama istrinya.

Berdasarkan informasi timlo.net, Hadi menyalakan lilin pada Selasa (11/3) malam karena terjadi pemadaman listrik di daerah tersebut. Usai meletakkan dua buah lilin di atas lemari kayu dan TV, Hadi dan istrinya pergi ke Solo untuk suatu urusan.

Tak lama kemudian, warga dibuat gempar dengan adanya kepulan asap dan nyala api dari atas rumah Hadi. Api bahkan telah membesar dan melalap separuh bangunan rumah. Warga mulai berbondong-bondong memadamkan api dengan alat seadanya karena takut api menjalar ke rumah lain.

Salah seorang warga, Margono, mengatakan para warga menggunakan diesel pompa air untuk memadamkan api. “Warga pakai pompa (air) yang biasa untuk mengairi sawah. Air disemprotkan ke rumah dan sekitarnya supaya tidak merembet ke rumah warga lain,” kata dia, Selasa (11/3) malam.

Dua mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan bahkan tidak mampu memadamkan api dalam waktu singkat karena kobaran api sudah cukup besar. Hadi dan istrinya yang tiba di rumah setelah di telepon warga juga tidak mampu berbuat banyak. Seluruh isi rumah, sebuah sepeda motor, dan beberapa sepeda onthel habis terbakar.

Kapolsek Cawas, AKP Totok Mugiyanto, mengatakan lilin yang menyala diduga menjadi penyebab kebakaran rumah Hadi. Kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta. “Kebakaran diduga berasal dari lilin yang ditaruh di atas TV dan lemari kayu tanpa alas, sehingga api menjalar ke perabotan yang lain,” paparnya

13 Maret 2014 Posted by | Bencana, Cawas | , | Tinggalkan komentar