Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Dikepung Air Bah, Klaten Darurat Banjir

KLATEN (KRjogja.com) – Wilayah Kabupaten Klaten dikepung banjir, menyusul hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam, Sabtu (22/2/2014). Banjir antara lain terjadi di wilayah Trucuk, Bayat, Cawas, Gantiwarno dan di perkotaan.

Kapolsek Trucuk, AKP Teguh Yuwono mengemukakan, banjir wilayah Trucuk antara lain terjadi di Dukuh Brijokidul, Desa Kalikebo. Air sempat memasuki pemukiman, namun hingga berita ini ditulis belum bisa terdata jumlah rumah yang tergenang. “Banjir di Brijokidul akibat meluapnya Sungai Jowa,” katanya.

Sedangkan di Desa Planggu, Kecamatan Trucuk juga terjadi banjir. Air bah di jalan sudah mencapai ketinggian dada orang dewasa, hal ini diakibatkan oleh luapan Sungai Dengkeng. Akibatnya jalur selatan antara Cawas – Trucuk putus total tak bisa dilewati kendaraan. Mapolsek Bayat juga tergenang air hingga sekitar 20 cm, banjir juga terjadi di Desa Ngerangan, Jambakan dan Karangasem Kecamatan Cawas.

Kapolsek Cawas, AKP Totok Mugiyanto mengemukakan, banjir semula terjadi di Desa Karangasem. Saat itu tanggul sungai masih utuh, namun setelah tanggul yang mengarah ke Jambakan jebol, maka banjir justru beralih ke Desa Jambakan dan di Karangasem mulai surut.

Di sisi lain wilayah perkotaan juga terjadi banjir di beberapa ruas jalan. Air mencapai ketinggian hampir 30 cm. Antara lain di ruas depan Pemkab Klaten dan juga jalan raya arah Bendogantungan – Wedi. (Sit)

23 Februari 2014 - Posted by | Bencana, Karangasem | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: