Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Tak Kuat Menanjak, Bus Angkut 35 Penumpang Terguling

Minggu, 8 September 2013 15:02 wib
Bus pariwisata terguling di Gunungkidul (Dok: Markus Yuwono/Sindo Radio)

Bus pariwisata terguling di Gunungkidul (Dok: Markus Yuwono/Sindo Radio)

GUNUNGKIDUL – Diduga akibat tidak kuat menanjak, sebuah bus pariwisata sarat penumpang terguling di tanjakan Sambeng, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Akibatnya, 18 dari 35 penumpang luka-luka. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Informasi yang dihimpun, bus rombongan wisatawan asal Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, bernomor polisi AD 1204 JF itu sedianya akan menuju ke pantai. Saat sampai di tanjakan Sambeng, bus yang dikemudikan Kusdaryanto (54) itu tidak kuat menanjak dan berjalan mundur.

Kernet bus, Wagino (40), sudah berupaya mengganjal roda, namun bus tetap meluncur mundur.

Mengetahi tidak beres dengan kendaraannya, Kusdaryanto berusaha menguasai kendaraan dan sempat menabrak truk pengangkut sekam.

“Busnya sempat berjalan zig-zag dan kemudian terguling. Bus baru berhenti setelah mengenai kabin truk saya. Kalau tidak, bisa masuk jurang,” papar Samsuhadi (45), sopir truk, Minggu (8/9/2013).

Dikatakannya, bus sempat mengeluarkan asap di bagian belakang setelah terguling di jalur alternatif Klaten-Gunungkidul itu. “Saya mendengar seluruh penumpang berteriak,” ucapnya.

Warga berbondong-bondong ke lokasi untuk menolong para penumpang. Korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Cawas. Seorang di antaranya terpaksa dirujuk ke RSI Klaten karena mengalami luka parah. Sementara belasan penumpang lainnya syok.

“Setelah bus mundur, semua penumpang terlempar dari kursinya dan beruntung ada truk di belakang, Kalau tidak bisa fatal,” ungkap Ana Agustina, seorang penumpang.

Sementara itu, Kusdaryanto mengatakan, dia terlambat mengganti posisi perseneling. Remnya juga kurang begitu pakem dan sebenarnya sewaktu mundur sudah diganjel, tetapi lompat,” tuturnya di RSI Cawas.

Setelah ditarik, bus dibawa ke Mapolres Gunungkidul untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Gunungkidul, AKPB Faried Zulkarnaen, mengatakan, dari penyelidikan sementara, kecelakaan diduga karena bus tidak kuat menanjak.

“Tanjakan Sambeng memang cukup rawan kecelakaan karena cukup panjang dan lurus,” ucapnya.

(Markus Yuwono/Sindoradio/ton)

9 September 2013 - Posted by | Umum | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: