Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Putus siklus wereng, Cawas siapkan 2.000 ha untuk ditanami palawija

Klaten (Espos)–Kalangan petani di Kecamatan Cawas, Klaten menyiapkan sedikitnya 2.000 ha lahan pertanian untuk ditanami palawija sebagai upaya memutus siklus hama wereng cokelat.

Koordinator Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Cawas, Ir Djono mengatakan sedikitnya 2.000 ha lahan pertanian itu tersebar di 17 desa di Kecamatan Cawas. Menurutnya, jenis tanaman palawija yang lebih banyak dipilih petani di Cawas adalah kedelai. Rencananya, musim tanam kedelai akan dimulai pada awal Juli nanti. “Saat ini para petani sedang menyiapkan jenis bibit yang akan ditanam nanti. Mudah-mudahan pada Oktober nanti bisa dipanen hasilnya,” ujar Djono saat ditemui wartawan seusai menggelar rapat koordinasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Balaidesa Cawas, Kamis (17/6).

Lebih lanjut, Djono menjelaskan, penanaman palawija itu dimaksudkan untuk memutus siklus hama wereng cokelat yang sudah mewabah sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, lebih dari 400 ha tanaman padi yang tersebar di 14 desa di Kecamatan Cawas sudah terserang hama wereng cokelat.

mkd

29 Juni 2010 Posted by | Cawas, Umum | , | Tinggalkan komentar

Cawas peroleh bantuan Rp 2,5 miliar dari PNPM MD

Klaten (Espos)–Kecamatan Cawas, Klaten memperoleh bantuan senilai Rp 2,5 miliar dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MD).

Camat Cawas, Ir Pri Harsanto MSi saat ditemui wartawan seusai acara Musyawarah Antardesa (MAD) Penetapan Usulan PNPM MD di kantor kecamatan setempat, Kamis (17/6), mengatakan bantuan senilai Rp 2,5 miliar itu dialokasikan untuk program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) sebanyak 25%, Peningkatan Kualitas Hidup sebanyak 15% dan peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) sebanyak 60%. “Alokasi untuk Peningkatan Kualitas Hidup nanti akan difokuskan pada palatihan menjahit, pengolahan limbah, pelatihan mekanik motor, teknisi komputer dan lain-lain,” ujar Pri.

Lebih lanjut, Pri menjelaskan, pembangunan Sarpras terbagi merata kepada 20 desa di Cawas. Masing-masing desa mendapatkan bantuan berbeda-beda tergantung dengan tingkat kebutuhan yang diajukan masing-masing desa. Beberapa pembangunan fisik yang diajukan masing-masing desa meliputi pembetonan jalan, pembangunan talut jalan, irigasi, talut tebing, dan lain-lain.

mkd

29 Juni 2010 Posted by | Cawas, Umum | | Tinggalkan komentar