Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Kejar target, pekerja proyek Jembatan Walikukun ditambah

Klaten (Espos)–Jumlah pekerja proyek pembangunan Jembatan Walikukun di Desa Balak, Kecamatan Cawas, Klaten yang ambles pada Maret lalu ditambah tiga kali lipat demi tercapainya target penyelesaian pada akhir bulan ini.

Pantauan Espos di lokasi, Senin (7/12), dua buah tiang penyangga jembatan yang berada di sisi selatan dan utara sudah berdiri tegak. Sejumlah pekerja bangunan masih melaksanakan aktivitasnya memperbaiki badan jembatan yang terbuat dari rangka baja. Sementara sejumlah alat berat seperti backhoe dikerahkan untuk mengeruk sedimientasi di dasar sungai.

Camat Cawas, Sutrisno mengatakan semula proyek pembangunan Jembatan Walikukun dikerjakan sekitar 30 orang. Dia mengatakan, dalam perjalana pembangunan jembatan tersebut sempat mengalami kendala yakni longsornya tebing jembatan pada Akhir November lalu.

Longsoran tebing tersebut menimpa rangkaian kawat baja yang disiapkan untuk mengecor tiang penyangga. Akibat peristiwa itu, pihaknya ragu bisa menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan Walikukun sesuai dengan jadwalnya yakni 22 Desember.

Untuk itu, pihaknya menambah jumlah pekerja proyek menjadi tiga kali lipat dari sebelumnya. “Kami menambahkan lebih dari 100 orang pekerja untuk mengejar target. Sebanyak 40 orang di antaranya merupakan pekerja teknis yang bertugas memasang rangkaian baja sebagai penguat badan jembatan,” tutur Sutrisno saat ditemui di Kantor Kecamatan Cawas.

Sutrisno mengaku optomistis proyek pembangunan jembatan Walikukun bisa selesai pada tanggal 22 Desember nanti. Kendati akhir-akhir ini diakuinya sering turun hujan, Sutrisno menjamin cuaca tidak akan mengganggu proses pembangunan jembatan.

Pemkab Klaten menganggarkan dana senilai Rp 3.655.448.000 untuk pembangunan jembatan tersebut. Proyek ini direncanakan bisa selesai dalam waktu 140 hari terhitung sejak tanggal 4 Agustus lalu.

8 Desember 2009 Posted by | Balak | | Tinggalkan komentar