Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

Jembatan Walikukun belum bisa dilintasi saat musim mudik

Cawas (Espos) Arus lalu lintas kendaraan yang melalui jalur lingkar timur Kabupaten Klaten pada masa mudik dan balik Lebaran mendatang dipastikan takkan dapat melalui Jembatan Walikukun Desa Balak Kecamatan Cawas, Klaten, karena pembangunan kembali jembatan yang rusak sejak 2008 itu diprediksi belum bakal rampung.

Akibat kondisi tersebut, pemudik dengan tujuan sebagian wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Wonogiri itu mesti melalui jalur alternatif lain, yakni dari simpang empat Posis ke arah timur—menuju Tengklik, Sukoharjo—lantas ke arah selatan menuju simpang tiga Kecamatan Weru, Sukoharjo; lalu belok kanan hingga jalan alternatif Karangdowo-Cawas-Gunung Kidul, Yogyakarta. Pemudik dari arah sebaliknya dapat mengambil jalur yang sama, yakni dari jalan alternatif Karangdowo-Cawas-Gunung Kidul tepatnya di simpang tiga Tapan Desa Pakisan, Cawas, belok kanan menuju Kecamatan Weru, Sukoharjo. Sesampai simpang tiga Weru, pemudik belok kiri menuju daerah Tengklik lantas ke simpang empat Posis.

Tanda peringatan
Berdasar pantauan Espos, Senin (7/9), guna memudahkan pemudik, di simpang empat Posis dan simpang tiga Tapan telah dipasang peringatan bahwa Jembatan Walikukun sedang dalam perbaikan. Selain itu telah dipasang tanda atau penunjuk ke arah jalur alternatif yang dapat dilalui pemudik. Kadus I Desa Balak, Cawas, Wijiyanto, 40, menuturkan, jalur alternatif melalui Kecamatan Tawangsari dan Weru, Sukoharjo dua kali lebih jauh ketimbang jalur Karangdowo-Cawas melalui Jembatan Walikukun.
“Jalur Karangdowo-Cawas melalui Jembatan Walikukun merupakan jalur utama bagi pemudik asal Kecamatan Tawangsari dan Weru, Sukoharjo serta sebagian wilayah Wonogiri. Tapi lantaran jembatan sedang dibangun kembali, pemudik mesti mengambil jalur alternatif lain,” ujarnya saat ditemui wartawan di kantornya.
Jembatan Walikukun mulai dibangun kembali dengan dana Rp 3.655.448.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Klaten tahun 2009. Pembangunan jembatan yang dimulai 4 Agustus 2009 itu ditarget rampung dalam waktu 140 hari. – Oleh : kur

9 September 2009 - Posted by | Balak |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: