Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten

"Mari kita jalin rasa kekeluargaan diantara kita"

179 Bilik suara Pemilu hilang

Klaten (Espos) Sebanyak 179 bilik suara untuk wilayah Kecamatan Cawas, Klaten, dilaporkan hilang saat disimpan di aula kantor pemerintah kecamatan setempat.

”Bukan sabotase sebab hilangnya setelah penyelenggaraan Pilpres 2009. Mestinya ada pencurinya,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cawas, Durjatno saat dihubungi Espos, Jumat (31/7) sore.
Dia menuturkan, hilangnya bilik-bilik suara itu kali pertama diketahui Kamis (30/7) sekitar pukul 11.00 WIB, saat petugas KPU Klaten datang ke Sekretariat PPK Cawas untuk mengangkut logistik Pilpres yang lalu. PPK Cawas sudah melaporkan hilangnya bilik suara itu ke Polsek Cawas, namun sejauh ini belum ada titik terang siapa pencuri bilik suara tersebut. – Oleh : kur

Buntut hilangnya 179 bilik suara
Polsek akan panggil Camat Cawas

Cawas (Espos) Jajaran Polsek Cawas, Klaten menyelidiki intensif kasus hilangnya 179 bilik suara pemilihan umum yang disimpan di aula kantor pemerintah kecamatan setempat.

Sejumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cawas sudah dimintai keterangan. Rencananya, dalam waktu dekat, polisi akan meminta keterangan Camat Cawas, Sutrisno. Demikian diungkapkan Kapolsek Cawas AKP Frans Minarso SH MH, Minggu (2/8).
”Penyelidikan terus berjalan, sejauh ini belum ada titik terang. Dari keterangan anggota PPK, belum bisa dipastikan siapa-siapa saja yang patut dicurigai, begitu juga perkiraan detail waktu terjadinya aksi pencurian. Pasalnya PPK baru tahu ada pencurian saat petugas KPU akan mengangkut logistik Pemilu. Rencananya kami juga akan meminta keterangan camat.”
Kapolsek Frans menduga kuat aksi pencurian logistik Pemilu tersebut tidak ada unsur politis alias hanya motif pencurian biasa. Diperkirakan, pelaku hanya bermaksud memperoleh keuntungan ekonomi dari bilik-bilik suara berbahan alumunium itu. ”Bahan alumunium kan memang laku kalau dijual. Di sisi lain, faktanya, pencurian terjadi setelah penyelenggaraan Pilpres,” imbuhnya.
Aula dan Rumdin
Ditanya kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam atau pegawai di lingkup Pemerintah Kecamatan Cawas dalam tidak kriminal itu, Kapolsek menolak berspekulasi. Sedangkan Ketua PPK Cawas, Durjatno mengungkapkan, sebelumnya bilik-bilik suara tersebut disimpan di aula kecamatan sebanyak 67 unit dan di rumah dinas (Rumdin) Camat Cawas, Sutrisno, 112 buah.
Selain bilik suara Pemilu, sejumlah dokumen lawas Kecamatan Cawas juga dilaporkan hilang. Arsip-arsip tidak terpakai tersebut semula disimpan di gudang, namun belakangan diketahui beredar di kalangan pedagang. Seperti diberitakan SOLOPOS (1/8), sebanyak 179 bilik suara untuk wilayah Kecamatan Cawas, Klaten, dilaporkan hilang saat disimpan di kompleks kecamatan setempat. Diduga, bilik-bilik suara tersebut dicuri orang tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi alias bukan motif sabotase politik. – Oleh : kur

3 Agustus 2009 - Posted by | Cawas, Politik | ,

1 Komentar »

  1. saya heran untuk untuk apa itu bagi pencuri. atau pencurinya menyangka, itu tempat celengan dan duitnya banyak.

    Komentar oleh Singal | 3 Agustus 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: