Kualitas Raskin Klaten Mirip Makanan Ternak
Klaten - Warga Desa Mlese, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten mengeluhkan kualitas beras untuk masyarakat miskin (Raskin) yang mereka terima. Raskin itu hancur layaknya makanan ternak.
Hanya saja para penerima Raskin ini tidak mau dimintai keterangan lantaran takut namanya bakal dicoret dari daftar rumah tangga sasaran (RTS) penerima Raskin. Mereka hanya menyampaikan keluhannya kepada wakil rakyat sambil memberikan sedikit sampel Raskin yang mereka terima.
“Warga mengeluh jika beras Raskin yang diberikan kualitasnya sangat buruk. Bahkan hampir seluruh berasnya hancur tidak ada yang utuh. Selain itu, baunya juga kurang enak, mirip makanan ternak,” ujar Hartini, anggota DPRD Klaten, Senin (13/2), menirukan keluhan warga.
Sementara itu, menanggapi adanya kualitas Raskin yang buruk, pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Klaten menyatakan sudah menarik sekitar 6 ratusan kwintal Raskin yang belum disalurkan ke warga.
Hanya saja pihak Bulog kesulitan untuk melakukan penggantian Raskin yang sudah terlanjur dibagikan kepada warga miskin tersebut.
“Namun kami siap melakukan penggantian jika warga bersedia mengembalikan Raskin yang rusak ke Bulog,” ujar Kepala Bulog 301 Klaten Birowo.
Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, pihak Bulog menghimbau kepada setiap satuan tugas (Satgas) yang bertugas menyalurkan Raskin kepada warga agar selalu teliti memeriksa kualitasnya. “Jika ditemukan Raskin yang rusak diminta segera dikembalikan ke Bulog agar dilakukan penggantian,” imbuh Birowo.
Belum ada komentar.

